Santosa Hospital Bandung
Friendly & Caring

MMPI : Minnesota Multiphasic Personality Invetory

Admin 28 Januari 2026

MMPI adalah tes psikometrik untuk mengidentifikasi keadaan jiwa seseorang. Tes ini bersifat objektif dan empirik dikembangkan sejak 1930 oleh JC. Mc Kinley seorang psikiater dan SR. Hathaway seorang psikolog. Dipublikasikan pertama kali pada tahun 1942, direvisi dan restandarisasi pada tahun 1989 menjadi MMPI 2. Test MMPI dipakai di seluruh Amerika dan bahkan menjadi tes klinis yang terbanyak digunakan di seluruh dunia.

 

Kegunaan MMPI

  • Analisa kondisi kejiwaan (psikis) seseorang untuk mengetahui ada atau tidaknya suatu gangguan jiwa (psikopatologi) pada seseorang.

  • Mengetahui kapasitas mental (potential mental capacity) seseorang.

  • Melihat ciri kepribadian yang relatif menetap.

  • Mengetahui kapasitas kerja.

 

Kapan MMPI dibutuhkan?

  • Saat anda ingin mengetahui kondisi mental anda. Dengan mengetahui kondisi mental, akan sangat menolong anda untuk pengembangan diri. Anda akan mengetahui kelemahan diri dan dapat berusaha untuk meningkatkan kapasitas anda.

  • Deteksi gangguan jiwa: untuk mengetahui ada tidaknya gangguan jiwa atau gangguan kepribadian pada seseorang.

  • Sebagai acuan dalam psikoterapi atau konseling: gambaran mental dan kepribadian akan memudahkan terapis untuk melakukan psikoterapi atau konseling baik pada penderita gangguan jiwa maupun orang normal misalnya pada konseling pendidikan, konseling pernikahan atau psikoterapi untuk meningkatkan kapasitas mental.

  • Seleksi pegawai baru atau penempatan pejabat: untuk mendapatkan pegawai yang memiliki kapasitas mental sesuai dengan job yang ada dan menghindarkan orang bermasalah ada di perusahaan anda.

  • Seleksi untuk peserta didik: jenis pendidikan tertentu membutuhkan orang dengan kapasitas mental dan kepribadian tertentu.

 

Bagaimana melakukan tes MMPI?

Tes ini terdiri dari 567 item yang perlu dijawab ya atau tidak, biasanya dapat diselesaikan dalam 1 sampai 2 jam. Kondisi jiwa akan mempengaruhi prestasi kerja, pendidikan, dan aktivitas sehari-hari anda. Mengetahui kondisi jiwa anda akan bermanfaat untuk pengembangan kepribadian anda.

Bagaimana kondisi jiwa anda saat ini?

  • Dalam tubuh yang sehat belum tentu terdapat jiwa yang sehat.

  • Keadaan jiwa anda akan sangat mempengaruhi seluruh kehidupan anda.

  • Mengetahui keadaan jiwa anda akan menolong anda untuk pengembangan diri.

Bagikan: