Pilih Bahasa : 
MRI (Magnetic Resonance Imaging) 1.5 tesla
Apa yang dimaksud dengan MRI?
 
MRI merupakan salah satu modalitas pencitraan dari Unit Imaging Diagnostik untuk membantu menegakkan diagnosa suatu kelainan dengan menggunakan prinsip magnetik dan gelombang radio frekuensi tanpa menggunakan sinar - X atau sinar laser, sehingga tidak menimbulkan radiasi
   
 
Pemeriksaan yang sangat nyaman tidak menimbulkan rasa sakit ataupun gangguan berat lainnya, namun akan menghasilkan gambaran yang sangat jelas dari jaingan lunak tubuh maupun pembuluh darah serta dapat dilakukan analisa metabolik kimiawi (Spektroskopi). Hal ini akan membantu para dokter dalam menegakkan diagnosa.
   
Kegunaan MRI
 
  • Analisis dan skrining tumor jinak maupun ganas, misalnya : tumor payudara, kelenjar prostat, dan lain-lain.
  • Melihat kelainan pada organ reproduksi wanita adanya endometriosis, kista, myoma uteri.
  • Melihat kelainan sendi, otot maupun ligamen.
  • Deteksi kelainan otak dan tulang belakang (medula spinalis), misalnya pada traua atau melihat adanya Hernia Nukleus Pulposus (HNP)
  • Mendeteksi adanya stroke non pendarahan beberapa menit setelah serangan stroke
  • Melihat kelainan pada saluran empedu, Magnetic Resonance Cholangio Pancreotography (MRCP)
  • Melihat Kelainan organ lainnya : hati, ginjal, dan kelenjar getah bening.
  • Mendeteksi adanya kelainan pada pembuluh darah otak, leher, dan ginjal
  • Sebagai alternatif lain untuk melihat sumbatan pada saluran kencing karena batu, yang tidak bisa diperiksa dengan BNO - IVP karena alergi zat kontras.
   
Keuntungan MRI 1,5 T
Dibandingkan dengan MRI yang lainnya
 
Santosa Bandung International Hospital menggunakan MRI yang mempunyai kekuatan mangnet yang tinggi (1,5 Tesla) yang akan memberikan nilai diagnostik yang sangat tinggi. Disamping itu kami juga didukung oleh tenaga ahli di bidangnya dan telah memperoleh berbagai pelatihan baik di dalam maupun diluar negeri.
   
Keuntungan yang didapat :
 
  • Tidak invasif, tidak diketahui adanya efek samping maupun efek lanjut dari pemeriksaan tersebut
  • Tidak melukai jaringan tubuh pada saat pemeriksaan saluran empedu, analisa tumor hati, analisa tumor otak dan lain-lain, namun hasilnya sangat jelas
  • Nyaman bagi pasien karena waktu pemeriksaan singkat. Pemeriksaan seluruh tubuh dapat dilakukan sekaligus dengan satu posisi. Dapat dihasilkan gambaran dengan irisan tipis dari berbagai bagian tubuh dari berbagai sudut dalam waktu yang relatif singkat
  • Gambar yang dihasilkan utuh, hal ini baik untuuk analisa skoliosis (Pembengkokan tulang belakang) serta melihat penyebaran sel kanker.
  • Spektrokopi dilakukan untuk analisa metabolik kimiawi pada kelainan otak dan kelainan lainnya.
  • Bisa dilakukan pemeriksaan pada anak-anak karena paparannya tidak menimbulkan gangguan radiasi.
   
Pada beberapa kasus dokter memerlukan tambahan zat kontras untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas. Zat kontras ini disuntikan kedalam tubuh pasien melalui pembuluh darah balik di lengan. Hampir tidak pernah dilaporkan adanya efek samping serius dari zat kontras ini.
   
Bagaimanakah persiapan sebelum pemeriksaan MRI ?
  Mohon melaporkan pada petugas / dokter bila anda memiliki salah satu hal berikut ini:
 
  • Pacemaker
  • Katup jantung artifisial
  • Neuro-stimulator
  • Klip metal yang dipakai pada operasi otak
  • Implanted hearing aids (alat bantu dengar)
  • Metal implants
  • Metal sharpnels in the body
  • Metal fragment pada mata
  • IUD
  • Prothesis
  • Dentures
  • Sedang hamil atau merasa hamil
   
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut silahkan menghubungi :
Unit Diagnostik Imaging
Santosa Bandung International Hospital,
Kami akan menyambut anda dengan senang hati dan memberikan informasi dan penjadwalan pemeriksaan yang anda inginkan
 


Halaman Utama | Lokasi | Berita | Hubungi | Webmaster ©2008 Santosa Hospital