Santosa Hospital Bandung
Friendly & Caring

Bedah Saraf - Neuroscience Center

Admin 05 Maret 2026

Bedah Saraf adalah bidang kedokteran yang terkait dengan pencegahan, diagnosis dan perawatan gangguan yang mempengaruhi system saraf keseluruhan termasuk otak, tulang belakang, saraf tulang belakang dan sistem ekstra-kranial serebrovaskular.

 

LAYANAN

  1. Tumor Otak (Brain Tumor)
  2. Penanganan stroke dan kelainan pembuluh darah (Stroke/Cerebrovascular disease) 
  3. By pass pembuluh daraf otak (IC-EC by pass)
  4. Gangguan Fungsi Saraf otak (Functional Neurosurgery)
  5. Kelainan sumsum tulang belakang/saraf kejepit (Spinal disorder)

 

Awake Surgery

      6. Trauma kepala dan perawatan intensif (Neurotrauma and intensive care)

      7. Kelainan cacat bawaan pada anak (Neuropediatric Surgery)

      8. Infeksi selaput/otak (Abses cerebri, meningitis)

 

METODE PEMBEDAHAN

  1. Kraniotomi (Tindakan operasi standard bedah saraf untuk tumor dan pembuluh darah)
  2. Mini Kraniotomi (Tindakan operasi bedah saraf   dengan sayatan 3-4 cm untuk tumor dan pembuluh darah)
  3. Awake surgery (Tindakan operasi dimana  pasien dalam kondisi sadar untuk mempertahankan fungsi saraf normal saat pengangkatan tumor)
  4. Laminotomi/laminektomi (Tindakan untuk tumor/saraf terjepit di sumsum tulang belakang) Instrumentasi dan fusi
  5. Ventrikuloperitoneal shunt (Tindakan operasi by pass untuk diversi cairan otak)
  6. Endoscopic transpheoid (Tindakan operasi  bedah saraf menggunakan kamera ke dalam dasar otak melalui hidung tanpa sayatan di kepala) 
  7. Endoscopic third ventriculostomy (Tindakan  alternatif by pass untuk mengalirkan cairan otak dengan menggunakan kamera endoskopik pada pasien hidrosefalus/kepala membesar)
  8. Transventicular biopsi (Biopsi untuk tumor - tumor intraventicular)
  9. Rekonstruksi kranial / craniofacial (Untuk tulang kepala dan wajah)
  10. Stereotactic neurosurgery (Tindakan minimal invasif untuk biopsi)
  11. Saraf tepi terjepit (Tindakan pembebasan saraf kejepit/nerve release)

PERALATAN BEDAH SARAF

1. Mikroskop bedah saraf (Untuk pembedahan mikro)
2. Endoscopic transphenoid (Untuk pembedahan minimal invasif melalui hidung, by pass cairan otak)
3. Intraoperative monitoring (Untuk memonitor fungsi saraf yang normal saat operasi sehingga dapat dipertahankan fungsinya)
4. Ultrasonic aspirator (Untuk menyedot tumor otak sehingga dapat mengurangi lama waktu operasi)
5. Neuronavigasi (Untuk menentukan posisi tumor didalam otak)


 

Bagikan: