Live : Kena Kanker Rahim atau Ovarium, Apakah Masih Bisa Hamil?
by. Santosa Hospital Bandung Central
Diagnosis kanker rahim atau kanker ovarium sering menimbulkan kekhawatiran besar, terutama terkait peluang untuk memiliki keturunan. Setiap kondisi memiliki karakteristik dan penanganan yang berbeda, sehingga harapan kehamilan dapat bergantung pada stadium penyakit, jenis terapi, serta kondisi kesehatan pasien.
Apakah masih mungkin hamil setelah didiagnosis kanker rahim atau ovarium? Faktor apa saja yang memengaruhi peluang tersebut?
Simak pembahasannya bersama dr. Hendra Gunawan Widjanarko, Sp.OG dalam live session
“Kena Kanker Rahim atau Ovarium, Apakah Masih Bisa Hamil?”
π
Senin, 2 Maret 2026
π Pukul 14.00 WIB
π Instagram @rssantosabdgcentral & TikTok @rssantosabdg
π¬ Tulis pertanyaan Sahabat Santosa di kolom komentar untuk kita bahas saat live!
#KankerRahim #KankerOvarium #KesehatanReproduksi #OnkologiGinekologi #SantosaHospital #SantosaLive #SHBC #SehatBersama
A diagnosis of uterine or ovarian cancer often raises serious concerns, especially regarding fertility and the possibility of having children. Each case is different, and the chance of pregnancy depends on the stage of the disease, treatment options, and the patient’s overall health condition.
Is pregnancy still possible after being diagnosed with uterine or ovarian cancer? What factors influence the chances?
Join the live discussion with dr. Hendra Gunawan Widjanarko, Sp.OG
“Uterine or Ovarian Cancer, Is Pregnancy Still Possible?”
π
Monday, 2 March 2026
π 2.00 PM WIB
π Instagram @rssantosabdgcentral & TikTok @rssantosabdg
π¬ Share your questions in the comments and we will discuss them during the live session.
#UterineCancer #OvarianCancer #FertilityHealth #WomensHealth #SantosaHospital #SantosaLive #SHBC #HealthyLiving
